Intan Mutiara Shop
Kamis, 21 Februari 2013
Tentang Intan Mutiara
Sebelumnya perkenalkan saya Iwan , Ayah dari 3 bidadari ini...
Mutiara Elfreda S , Mutiara Elfrida S (kembar) dan yang kecil namanya Intan Fawwaz S...
Makanya saya kasih nama blog ini intanmutiara.blogspot.com.
Blog ini nantinya akan banyak menampilkan berbagai macam artikel , dari kesehatan, tips-trik lagu, film sampai dengan keagamaan.
Karna ini baru yang pertama kali jadi mohon maaf kalo hanya berisi perkenalan saja, tapi jangan khawatir secepatnya saya akan menambahkan dengan artikel-artikel lainnya yang menarik tuk di baca rekan-rekan...
Terima Kasih
Cara Membuat Komputer Anti Lelet
Cara Membuat Komputer Anti Lelet
Untuk pengguna komputer tentunya kita menginginkan komputer yang anti lelet. Dalam artikel perdana ini saya ingin
berbagi dengan pembaca blog intanmutiarashop tentang
bagaimana cara membuat
komputer anti lelet dengan melakukan beberapa perawatan dan tune up
sederhana terhadap komputer untuk meningkatkan kinerja windows.
Sebelumnya tolong perhatikan hal-hal berikut ini :
- Ketahui spesifikasi komputer kita, jangan ragu untuk meng-upgrade komponen terutama untuk RAM yang masih dibawah 1 GB. Apabila anda berminat membeli komputer baru, menurut saya spesifikasi minimal saat ini adalah komputer sekelas Intel Core 2 Duo, RAM DDR3 2 GHz, Hardisk SATA 250 GB dan 530 Watt Power Supply.
- Bersihkan komponen hardware, buka casing CPU dan bersihkan debu yang menempel pada mainboard, fan dan peripheral lainya dengan menggunakan sikat halus dan vacum cleaner.
- Bila memang spek komputer kita pas-pasang instal-lah program yang benar-benar diperlukan saja. Ada baiknya juga untuk menggunakan program alternative yang mempunyai ukuran kecil dan tidak memakan banyak resource, diantaranya adalah:
- Open Office, untuk membuka dan mengedit dokumen
- Foxit Reader, untuk membaca dokumen PDF
- Opera Mini, untuk browsing lebih cepat dan aman
- 7 Zip untuk membuat dan membuka file kompresi
- VLC Media Player untuk menjalankan file multimedia
- Bersihkan komputer dari virus, spyware dan malware dengan virus scanner seperti misalnya Norman Malware Cleaner, lalu install antivirus yang tidak memberatkan komputer, saya sendiri menggunakan avast free antivirus dan pastikan selalu update.
- Disable Automatic Update pada windows, sebagai gantinya download security
update dan hotfix terbaru menggunakan Windows Update Downloader
dari windowsupdatesdownloader.com

- Disable windows services yang tidak digunakan, caranya adalah sbb:
- Klik start – run – ketik: services.msc
- Double klik pada service yang tidak dipakai, pada pilihan start up type pilih disable
- Beberapa service windows yang bisaanya tidak terpakai
diantaranya : Alerter, Clipbook, Distributed Link Tracking Client, Fast
User Switching, Help and Support , Indexing Service, IPSEC
Services, Netmeeting Remote Desktop Sharing, Portable Media
Serial Number, Remote Desktop Help Session Manager, Remote
Procedure Call Locator, Remote Registry, Remote Registry Service,
Secondary Logon, Routing & Remote Access, Server, SSDP
Discovery Service , Telnet, TCP/IP NetBIOS Helper, Upload
Manager, Universal Plug and Play Device Host, Wireless Zero Configuration
(bagi yang tidak menggunakan wireless device). Untuk komputer yang
tidak terhubung ke jaringan disable juga
komputer Browser, Messenger, Windows Time .

- Matikan beberapa aplikasi yang berjalan otomatis saat
windows startup. Saya menggunakan tools Start
Up Control Panel untuk mengontrol program apa saja yang perlu atau tidak
perlu di load saat windows start up. Download programnya di
www.mlin.net/StartupCPL.shtml, lalu jalankan dan disable beberapa service
yang tidak diperlukan

- Matikan System Restore pada beberapa partisi atau keseluruhan drive. Selain dapat meningkatkan kecepatan windows, mendisable fitur ini akan menghindari boomerang yang terjadi karena adanya virus yang bercokol di file-file restore point.
- Caranya: klik kanan icon My komputer – klik Properties
– klik tab System Restore – check Turn off system restore

- Bersihkan desktop dari shortcut dan file yang tidak sering terpakai. Untuk menyimpan file data sebaiknya simpan di folder atau drive tersendiri. Gunakan wallpaper yang tidak memakan banyak resource memory atau gunakan saja background warna pada tampilan desktop.
- Atur Visual Effects for Better Performance,
- Caranya: klik kanan My komputer – klik Properties
– klik tab Advance – pada menu Performance pilih setting,
pada tab visual effect pilih Adjust for best Performance.

- Bersihkan temporary file yang ada dilokasi C:Documents and Settings-namauser-Local Settings-Temp dan C:Windows-Temp
- Jalankan Disk Cleanup Wizard untuk meng-compress old file dan membersihkan file-file yang tidak diperlukan.
- Jalankan Disk Defragmenter secara teratur untuk merapikan kembali data-data yang tersimpan pada hardisk.
- Jalankan tools Checkdisk untuk memastikan struktur file dan direktory pada hardisk bebas dari error.
- Caranya : Buka Windows Explorer, Klik kanan pada hardisk yang aka di scan, pilih Properties, pilih tab Tools, pilih Error Checking, klik Check Now.
- check Automatically fix file system errors dan Scan
for and attempt recovery of bad sector

- Install ulang Windows dan Aplikasi. Apabila dirasa komputer sudah terlalu banyak masalah, inilah jurus terakhir yang dapat kita lakukan untuk membuat komputer kita kembali ke performa awal, selamatkan semua data ke partisi atau hardisk yang lain lalu mulai lagi semuanya dari awal, reinstall Windows dan program aplikasi lainnya.
Demikianlah sedikit cara perawatan
dan tune up windows untuk membuat komputer kita selalu bekerja optimal
alias anti lelet. Dalam artikel ini saya masih menggunakan sistem operasi Windows
XP, meskipun beberapa tips diatas pada prinsipnya dapat juga diterapkan pada OS
yang lain.
Semoga bermanfaat!
Langganan:
Komentar (Atom)


